Sang Jurnalis Sejati Itu Telah Pergi dan Menyisakan Cerita Indah di Hati Sesama Jurnalis Juga Sahabat

Merauke, PUBLIKASI – Hari ini langit Merauke mendung disertai rintik-rintik hujan saat mengiringi prosesi pemakaman seorang jurnalis Metro TV yang meninggal akibat laka Tunggal yang terjadi di jalan Trans Irian Merauke Sota pada kilo meter 63, saat kunjungan KASAD, Selasa, 12 april 2022 kemarin.

Almarhum Stefanus Roy Darsono Rahailyaan di kenal sebagai sosok humoris dan enerjik, sang jurnalis handal asal kota Merauke ini harus terhenti sepak terjangnya di dunia Jurnalistik yang telah di geluti bertahun-tahun, akibat insiden yang menimpa kendaraan yang di Tumpangi saat hendak melakukan peliputan kegiatan KASAD di pos perbatasan sota antara RI-PNG. Rabu, 13/04/2022

Nampak raut wajah dan tetesan air mata mengiringinya saat peti jenasah di berangkatkan dari rumah duka menuju gereja katedral untuk di lakukan misa Requen, selain beberapa pejabat handai taulan nampak juga para rekan jurnalis yang turut hadir mengiring sang jurnalis handal ini ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

Selanjutnya usai misa Requen jenasah Almarhum Stefanus Roy Darsono Rahailyaan diarak untuk kemudian di makamkan di pekuburan keluarga buti Merauke, nampak hadir pada pemakaman tersebut perwakilan dari Korem 174/ATW, KASDIM 1707, Perwakilan DEN SUB POM Merauke, perwakilan management Metro TV, para Rekan Jurnalis, Saudara, Keluarga dan handai tolan.

Waris taena salah satu jurnalis yang juga kenal dengan almarhum mengatakan bahwa dirinya belum percaya dengan apa yang terjadi.

“Pak Roy itu orang baik, dia itu selain teman tapi sudah seperti kakak sendiri, banyak nasehat dan saran yang sering dia berikan kepada saya, kepergian nya ini seperti mimpi rasanya sangat sulit untuk diterima.” Ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu Haryanto yang juga merupakan jurnalis mengatakan bahwasannya dirinya sangat dekat dengan almarhum hal ini juga karena mereka pernah bertugas di media yang sama.

“Almarhum itu teman tapi sudah seperti saudara sendiri, di mata saya almarhum itu adalah sosok yang berintegritas, berdedikasi dan bertanggung jawab, almarhum juga seorang yang humoris dulu ketika berada dalam satu menajemen beliau adalah patner kerja yang asik.” Ujarnya.

Selanjutnya setelah saya dan almarhum beda management juga kami masih tetap berkomunikasi kadang kadang di sela sela kesibukan saya dan almarhum sering bercerita banyak hal terutama yang bersangkutan dengan profesi kami sebagai jurnalis, sambil ngopi tertawa lepas di teras rumah almarhum, almarhum itu orangnya luar biasa otaknya smart, bisa menjadi pendengar yang baik, juga pemberi masukan yang baik pula, di samping itu beliau ini merupakan sosok yang tegas dan berprinsip, saya banyak belajar dari almarhum, buat saya almarhum itu teman, sahabat dan juga sudah seperti saudara sendiri, saya hanya dapat berdoa semoga Tuhan yang empunya hidup ini menempatkan sahabat saya ini di tempat terbaik di sorga, dan keluarga yang di tinggalkan mama, adik, tante istri dan kedua anak Almarhum di berikan kekuatan ketegaran dan penghiburan dari Tuhan, almarhum Stefanus Roy Darsono Rahailyaan telah pergi untuk selamanya, tapi beliau akan selalu hidup di dalam setiap kenangan, dihati setiap orang yang menyayanginya dan mencintainya.

G.H

Leave a Comment!