Presiden AS Tuding Pelaku Pembom Lingkungan Bandara Kabul Teroris

Ankara, PUBLIKASI – Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Kamis mengonfirmasi bahwa serangan di luar bandara Kabul di Afghanistan yang menewaskan sedikitnya 13 tentara Amerika dilakukan oleh kelompok teroris ISIS-K, afiliasi Daesh/ISIS di Afghanistan, dan berjanji untuk menanggapi dengan kekuatan dan ketepatan.

“Tindakan itu tidak akan kami maafkan, dan kami tidak akan melupakan, kami terus memburu Anda dan membuat Anda membayar,” kata Biden, mengacu pada ISIS-K, musuh bebuyutan Taliban.

Hal itu ia katakan dari Ruang Timur Gedung Putih tentang serangan teroris di Bandara Internasional Hamid Karzai, dia mengatakan AS akan melanjutkan evakuasi sambil membuat rencana untuk menyerang kelompok teror ISIS-K. “Amerika tidak akan terintimidasi,” tegas Biden.

Sejumlah ledakan mengguncang ibu kota Afghanistan pada Kamis, termasuk dua di luar bandara kota itu, menewaskan puluhan orang dan melukai lebih dari 140 orang, menurut laporan media dan koresponden Anadolu Agency di lapangan.

Biden meminta warga Amerika untuk bergabung dengannya dalam mengheningkan cipta untuk semua orang yang berseragam. Dia mengatakan warga Amerika yang tewas adalah pahlawan yang berusaha menyelamatkan nyawa orang lain.

“Kami memiliki beberapa alasan untuk percaya bahwa kami tahu siapa mereka, [tetapi kami] tidak yakin dan akan menemukan cara untuk mendapatkan mereka,” ungkap dia.

Ia menggarisbawahi bahwa tidak ada bukti kolusi antara Taliban dan ISIS-K dalam serangan terbaru di Kabul. Presiden mencatat bahwa ISIS-K, musuh Taliban, sedang merencanakan serangkaian serangan yang kompleks dan itulah sebabnya dia sangat bertekad untuk membatasi ruang lingkup operasi di Afghanistan. Sudin Hasibuan

Leave a Comment!