Pelindo Ubah Struktur Jajaran Direksi Pelindo Jasa Maritim

Jakarta, PUBLIKASI — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) / Pelindo sebagai pemegang saham Subholding PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) memutuskan untuk melakukan pergantian Direksi di lingkup SPJM.

SPJM adalah subholding Pelindo yang dibentuk pada 1 Oktober 2021 pasca integrasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan telah berpengalaman dengan mengelola lima klaster bisnis, yaitu jasa layanan marine, jasa peralatan pelabuhan (Equipments), jasa galangan, pengerukan (dredging solution), dan jasa utilitas kepelabuhanan (Port Services).

Get Free Latest Magazine by Join Our Weekly Newsletter:Click here to join free weekly newsletter
Per 1 Maret 2024, Pelindo melakukan perubahan pada jajaran Direksi SPJM, yaitu untuk jabatanDirektur Utama, Direktur Strategi dan Komersial, dan Direktur Teknik dan Operasi.

Direktur Utama yang sebelumnya dijabat oleh Prasetyadi digantikan oleh Arief Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik dan Operasi.

Sedangkan Direktur Operasi dan Teknik diamanahkan kepada Edward Danner Pardamean Napitupulu. Edward sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Berlian Manyar Sejahtera, anak usaha dari PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI).

Direktur Strategi dan Komersial dijabat oleh Yossianis Marciano yang sebelumnya dipegang oleh Kokok Susanto.

Dengan adanya keputusan ini maka susunan Anggota Direksi PT Pelindo Jasa Maritim sebagai berikut:

1. Direktur Utama : Arief Prabowo

2. Direktur Strategi dan Komersial : Yossianis Marciano

3. Direktur Operasi dan Teknik : Edward Danner Pardamean Napitupulu

4. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Choirul Anwar

5. Direktur SDM : Rachmat Prayogi

Posisi pejabat Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Choirul Anwar, dan Direktur SDM dan Umum, Rachmat Prayogi, tidak mengalami perubahan.

SPJM saat ini mengelola 8 (delapan) anak perusahaan yaitu PT Jasa Armada Indonesia Tbk., PT Pelindo Marine Service, PT Equiport Inti Indonesia, PT Jasa Peralatan Pelabuhan, PT Energi Pelabuhan Indonesia, dan PT Pengerukan Indonesia, PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA), dan PT Lamong Energi Indonesia. SPJM juga memiliki 3 cucu perusahaan yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Pelindo Energi Logistik.

Dengan keberagaman segmen bisnisnya, SPJM mampu menyediakan integrated one-stop service bagi pengguna jasanya.

Wilayah operasional SPJM mencakup seluruh Nusantara yang terbentang dari Malahayati (Aceh) hingga Merauke (Papua). SPJM juga terbuka untuk kerja sama dan bersinergi dalam dukungan layanan dengan mitra strategis baik untuk entitas domestik maupun luar negeri.(Andi RR)

Leave a Comment!