Sukabumi, PUBLIKASI – Fakultas Administrasi dan Humaniora Universitas Muhamadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar seminar dengan mengundang anggota DPR RI Mochamad Muraz, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yuda Sukmagara dan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah Trisya sebagai narasumber. Kegiatan seminar di adakan di aula UMMI, Selasa, 19/10/2021.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yuda Sukmagara mengatakan saya di undang sebagai narasumber seminar yang di adakan mahasiswa dengan tema “Menciptakan legislator muda yang baik untuk Sukabumi berwawasan aspiratif, demokratis dan solutif”, saya senang dengan para mahasiswa yang tertarik menjadi calon legislatif dan ini menjadikan sebuah edukasi secara politik yang nantinya bisa menyuarakan aspirasi rakyat Sukabumi.
“Ini hal yang sangat baik dan saya apresiasi terhadap UMMI juga terhadap Rektor Sakti Alamsyah, dengan adanya hal ini mahasiswa mempunyai langkah untuk menyuarakan aspirasi karena 65 persen di kabupaten Sukabumi adalah milenial dan saya sangat mendukung adanya kegiatan ini,” ucapnya.
Sedangkan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah Trisya mengatakan saya mengucapkan terimakasih telah di undang dalam seminar ini dan bisaak bersilaturahmi, alhamdulillah mahasiswa juga banyak memberikan pertanyaan yang insya allah bisa mendorong kita dengan tiga fungsi pengawasan yaitu legislasi, penganggaran dan pengawasan.
“Saya juga mengundang mahasiswa ke DPRD untuk sharing karena banyak pertanyaan dari mahasiswa yang di tujukan ke anggota DPR RI yang nantinya juga berdampak ke DPRD,” ungkapnya.
Di tempat yang sama anggota DPR RI Mochamad Muraz menyatakan mudah-mudahan dengan kegiatan ini ada pengetahuan yang deal dan praktis bagi mahasiswa, seperti apa kerja anggota legislatif itu bertugas dan ada keinginan bagi mereka suatu saat jadi anggota legislatif ataupun eksekutif.
“Mahasiswa berkehendak saat ini bukan hanya demi dan audien bukan hanya berorganisasi sosial mereka juga ingin aktif dalam bernegara, salah satu aktif bernegara adalah mengakui pemilihan umum jadi anggota legislatif atau eksekutif dan yudikatif, karena kenapa eksekutif tanpa legislatif akan otoriter, ketika eksekutif otoriter dia akan koruptif dan yang menderita rakyat banyak,” pungkasnya. (Ucin)