Kembali Ormas GOIB Geruduk KCD Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat

Sukabumi, PUBLIKASI – Ormas GOIB kembali geruduk Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat jalan Selabintana Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi, kedatangan mereka untuk mempertanyakan dugaan pungutan liar yang terjadi di lingkungan SMA dan SMK di Sukabumi, Senin 15/11/2021.

Kedatangan Ormas GOIB di sambut Pimpinan KCD serta yang lainnya serta MKKS, Kapolsek, Danramil.

Sekjen GOIB M.Afrizal Adhi Permana mengatakan kedatangan kami ke KCD untuk minta kejelasan terkait adanya dugaan pungutan liar yang di lakukan kepala sekolah SMA dan SMK di kota Sukabumi di katakan hampir seluruhnya dengan dalih melakukan dana sumbangan pendidikan.

“Berdasarkan alat bukti yang kami temukan di lapangan, kami mempertanyakan kewenangan KCD dalam lingkup pendidikan SMA dan SMK,” ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama panglima Ormas GOIB Maulana menuturkan ada alat bukti yang bisa memperkuat adanya pungli di sekolah dan menyatakan bahwa kami bukan sekedar fitnah tapi kami punya alat bukti, dan kami juga melihat langsung adanya siswa yang tidak boleh masuk sekolah akibat belum melunasi dana sumbangan sekolah dan pihak sekolah mendatangi siswa tersebut untuk membuat surat pernyataan pengunduran diri.

Maulana menambahkan kalau kita disini bukan untuk mencari pembenaran, kalaupun kita adu argumen tidak akan ada beresnya dan kalaupun ada pembelaan lebih baik nanti saja,setelah kita membuat laporan.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Barat Nonong Aprianti mengatakan tidak boleh adanya pungutan liar dan baru adanya Pendidikan wajib 9 tahun sedangkan untuk SMA dan SMK belum adanya peraturan gubernur (PERGUB) yang menyatakan Dikdas 12 tahun.

Dalam masalah ini tidak luput juga dari perhatian Sekjen PAN kota Sukabumi Irwan Santosa yang menyatakan kami merasa miris dan sedih dengan adanya dugaan pungli di dunia pendidikan kota Sukabumi dan akan membawa masalah ini dalam rapat internal partai.

“Seharusnya dunia pendidikan menjadi perhatian semua stakeholder serta semua elemen,” pungkasnya. (Ucin)

Leave a Comment!