Jakarta, PUBLIKASI – Di penghujung tahun 2022 ini, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) kembali menyelenggarakan kompetisi catur bertajuk “Turnamen Catur Cepat JAPFA Cup 2022”. Kegiatan yang sempat terhenti selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19 ini, menjadi agenda tutup tahun yang selalu ditunggu-tunggu oleh para pegiat catur di Indonesia.
Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya mengatakan, turnamen yang dilaksanakan pasca pandemi ini sangat penting untuk menggairahkan kembali semangat para pecatur Indonesia untuk berkompetisi, terutama para pecatur junior.
“Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa JAPFA terus berkomitmen mendukung perkembangan olahraga catur Indonesia,” tutur Rachmat, dalam keterangannya, Minggu (18/12/2022).
Sementara itu, Ketua Umum PB PERCASI GM Utut Adianto menyampaikan bahwa kegiatan turnamen seperti ini sangat diperlukan bagi para pecatur untuk mengasah kemampuannya.
“Pelatihan, pertandingan, dan evaluasi adalah tiga siklus penting yang harus terus dilakukan dalam pembinaan atlet catur. Turnamen yang diselenggarakan JAPFA sangat membantu pecatur untuk menambah jam terbang mereka,” ujar Utut.
Turnamen Catur Cepat JAPFA Cup 2022 dilaksanakan di Wisma Menpora, Senayan, Jakarta Pusat selama dua hari, pada 17-18 Desember 2022. Turnamen ini menggunakan sistem swiss 9 babak dengan format catur cepat (Rapid Chess), serta mengikuti peraturan FIDE terbaru.
Hadiah yang disediakan panitia penyelenggara pun selalu meningkat setiap tahunnya. Pada turnamen kali ini, disiapkan total hadiah sebesar Rp60.000.000 untuk lima kategori, yaitu terbuka, kelompok umur 16 putra, kelompok umur 16 putri, kelompok umur 12 putra, dan kelompok umur 12 putri.
Bagi tiga pemenang teratas akan mendapat hadiah uang dan trophy.
Karena diselenggarakan di bulan Desember dan bertepatan dengan perayaan Natal, maka Turnamen Catur Cepat Japfa selalu dilakukan dalam suasana kebersamaan yang kental, sehingga kegembiraan dan kedamaian antara seluruh peserta yang terlibat selalu menjadi keutamaan dalam turnamen ini.
Adapun biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 untuk para pecatur Junior dan yang bergelar FM/WFM, Rp75.000 bagi yang bergelar MN/WMN, serta Rp100.000 untuk peserta non master (tanpa gelar), dan pendaftaran gratis bagi yang telah memiliki gelar internasional (GM/WGM/IM/WIM) telah menarik minat pecatur dari 21 provinsi untuk ikut berkompetisi di akhir tahun ini.
Japfa sendiri merupakan perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan unggas, peternakan komersial, pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen, budidaya perairan, serta perdagangan dan lain-lain.
Dalam.operasinya, Japfa selalu mengiringi perjalanan usahanya dengan program-program kegiatan sosial yang berkontribusi dalam pengembangan masyarakat. Diantaranya, JAPFA terus mendukung pengembangan kualitas hidup, sesuai dengan nilai perusahaan “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”. Abdullah Karim Siregar