Jay A. Singgih Dilantik Sebagai Dewan Pembina PJSI

Jakarta, PUBLIKASI – Jay A. Singgih, B.A., S.H.,M.M.,M.B.A., Pimpinan Redaksi Majalah CTRS (Pusat Studi Terorisme dan Radikalisme) Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, dilantik sebagai Dewan Pembina Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI)/Judo periode 2021-2026.

Jay dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, bersama Ketua Umum Pengurus Besar (PB) P.JSI Mayjen TNI Maruli Simanjuntak beserta jajaran di Padepokan Judo Indonesia, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (30/11/2021).

“Alhamdulillah hari Selasa, (30/11/2021), saya dilantik sebagai Dewan Pembina  PB PJSI oleh Ketum KONI, Bapak Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman dan Pangdam Udayana sekaligus  Ketum PJSI, Bapak Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,” kata Jay Singgih kepada Publikasi, Rabu (1/12/2021).

Dalam kesempatan itu, Marciano menilai Maruli merupakan sosok yang tepat untuk menempati posisi Ketum PB PJSI. Selain telah menggeluti Judo sejak lama, Maruli dikenal sebagai sosok yang inovatif dan tegas.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan Pak Maruli, judo kita bisa berprestasi di tingkat Asia maupun ke Olimpiade. Pengurus provinsi juga harus aktif mencari bibit atlet baru, dan standarisasi pelatih juga harus menjadi prioritas,” pesan Ketua Umum KONI.

Sementara Maruli menyampaikan tekadnya membawa prestasi judo Indonesia kembali berjaya di tingkat dunia. Diantaranya berupaya mengirimkan wakil Merah Putih lolos kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.

Pasalnya, Indonesia cukup lama tidak mengirim atlet judo di Olimpiade. Terakhir adalah Putu Wiradamungga yang tampil di London, 2012. Padahal sebelum itu, judo Indonesia aktif mengirim wakil, di antaranya Krisna Bayu yang turun di tiga Olimpiade (Atlanta-1996, Sydney-2000, dan Athena-2004).

Maruli mengatakan, dia bersama jajaran pengurus telah menyusun sejumlah rencana untuk mencapai target-target tersebut. Diantaranya, memastikan organisasi PB PJSI akan berjalan dengan baik.  Melanjutkan program-program baik yang telah dibuat oleh pendahulunya.

Kemudian, Maruli berencana mengirim atlet-atlet judo ke luar negeri untuk meningkatkan kemampuan. Selain itu, nantinya program tersebut juga untuk melihat sarana dan prasarana yang ada di luar negeri agar bisa dilengkapi bagi atlet nasional berlatih.

“Kita lihat fasilitas apa yang dimiliki mereka, untuk bisa kita lengkapi. Sekarang kita maksimalkan apa yang kita miliki,” terang Pangdam Udayana ini.

Selain itu, PB PJSI juga siap berkoordinasi dengan stakeholder olahraga, baik Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan KONI

“Kami menyampaikan apresiasi tinggi untuk KONI, KOI, dan Kemenpora. Semoga kepengurusan baru PB PJSI 2021-2026 dapat meningkatkan prestasi judo Indonesia menuju pentas dunia. Tidak hanya bagi atlet, tetapi juga pelatih dan wasit,” kata Maruli Selasa (30/11).

Tak sampai disitu, Maruli mengaku akan menggerakkan lagi berbagai turnamen berskala nasional demi menjaring bibit terbaik judo Indonesia. Dalam waktu dekat, PJSI rencananya akan mengadakan Wismoyo Cup, Kartika Cup, dan Kapolri Cup yang  menjadi rangkaian seleksi atlet-atlet judo.

Selain itu PB PJSI, kata Maruli, juga bakal menerapkan sistem pemusatan latihan tersentralisasi yang berjenjang dengan mengaktifkan kembali Padepokan Judo Indonesia (PJI) di Ciloto, Puncak, Jawa Barat.

Ia juga akan mengaktifkan pelatnas berlapis mulai dari kadet (di bawah 16 tahun), junior (16-19 tahun), dan senior. Pembinaan berjenjang ini harapkan dapat menghasilkan prestasi jangka panjang. Tidak sebatas menyongsong Paris 2024 tetapi juga Los Angeles 2028 dan Brisbane 2032.

“Saat ini, PJSI juga tengah aktif berkomunikasi dengan federasi judo Korea dan Jepang untuk mendapatkan pelatih terbaik yang bisa mengantarkan atlet-atlet Indonesia berjaya di kancah dunia,” ungkapnya.

Selain menyiapkan atlet untuk lolos ke Olimpiade Paris, PB PJSI juga bakal bersiap menghadapi sejumlah agenda kalender 2022, yakni SEA Games Hanoi dan Asian Games Hangzhou dimana Maruli berharap Judo dapat meraih prestasi terbaik di dua multievent internasional tersebut.

PB PJSI memilih Maruli sebagai Ketua Umum periode 2021-2026 dalam Musyawarah Nasional ke-19 secara aklamasi. Maruli terpilih menggantikan Ketua Umum PB PJSI periode 2016-2021 Jenderal TNI (Purn) Mulyono, yang masa jabatannya habis pada Juni lalu.

Sebelumnya pada HUT Korps Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) TNI Angkatan Darat yang ke 75 tahun 2021 (17 November 2021)  Jay A. Singgih, B.A., S.H.,M.M.,M.B.A. juga mendapat kehormatan dengan  diangkat, dikukuhkan dan dilantik sebagai Warga Kehormatan Korps Arhanud TNI AD, serta dibaretkan dan diselamatkan breevet kehormatan Master Gunner Arhanud Kodiklatad TNI AD Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E. sudin hasibuan

 

Leave a Comment!