India Geger Penemuan Puluhan Jenazah Di Sungai Gangga

New Delhi, PUBLIKASI – India digegerkan dengan penemuan puluhan mayat pasien Covid-19 yang terapung di Sungai Gangga. Setidaknya 40 jenazah korban Covid-19 dilaporkan tersapu di tepi Sungai Gangga, utara India. Penemuan itu terjadi di perbatasan Negara Bagian Bihar dan Uttar Pradesh, dengan otoritas setempat tak paham bagaimana mayat itu terdampar. Beberapa media lain mengabarkan bahwa jumlah mayat yang tersapu sekitar 100. Dari kondisinya, diyakini mereka sudah terdampar selama berhari-hari.

Pejabat setempat Ashok Kumar bergerak cepat dengan menanyai warga mengenai penemuan jenazah diduga korban Covid-19 itu. “Terdapat kemungkinan mereka berusaha dikeluarkan dari Uttar Pradesh,” jelas Kumar. Nantinya jasad itu akan dikubur atau dikremasi. Media India NDTV dilansir BBC Senin (10/5/2021) melaporkan, beberapa jasad nampak membengkak dan terbakar. Mereka berakhir di Sungai Gangga dengan dugaan, mereka masuk ke dalam ritual kremasi bagi korban virus corona.

Warga lokal mengungkapkan, mereka menduga keluarganya sendiri yang menelantarkan mayat itu di sungai. Sebabnya adalah selain kurangnya kayu untuk proses kremasi, dan biaya pemakaman yang semakin meningkat.

Chandra Mohan mengatakan, rumah sakit mulai merampok keluarga pasien yang sudah tidak punya uang. “Mereka minta 2.000 rupee (Rp 386.354) untuk mengeluarkan jenazah dari ambulans,” papar Mohan. Belum lagi biaya yang harus mereka gelontorkan untuk membayar pendeta dan menyiapkan bahan kremasi. “Sungai menjadi pelarian terakhir mereka. Jadi, banyak keluarga yang membuang jenazahnya ke sungai,” lanjutnya.

Kabar ini terjadi ketika India masih berkutat dengan gelombang kedua virus corona yang begitu mematikan. Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins, “Negeri Bollywood” melaporkan 22,6 juta infeksi dan 246.116 korban meninggal. Pakar meyakini, jumlah sesungguhnya tsunami Covid-19 yang mendera jauh lebih tinggi dari angka resmi pemerintah.(*Red)

Leave a Comment!