Jakarta, PUBLIKASI – Forum Masyarakat Rusunawa Marunda bersama Komite Rakyat Lawan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KRL KKN) akan terus berjuang melawan pencemaran debu batubara PT KCN yang selama ini diduga meracuni warga Rusunawa Marunda dan sekitarnya.
Pemantapan langkah perjuangan bersama memerangi polusi udara debu batubara PT Karya Citra Nusantara (KCN) Marunda diawali dengan acara silaturahmi, konsolidasi, buka bersama dan santunan yatim dhuafa yang diadakan di Rusun Marunda Blok D1 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (16/4/2022).
Dalam keterangan Pers bersama Forum Masyarakat Rusunawa Marunda dan KRL- KKN menyatakan keprihatinan akan maraknya praktek KKN di sektor pemerintahan, mulai dari pusat hingga regulator setempat yang menjadikan rakyat korban yang tak terelakkan.
“Kami masyarakat rusunawa Marunda dan sekitarnya adalah contoh nyata adalah korban atas praktek KKN tersebut,” dalam keterangan tertulis mereka. Perlawanan masyarakat akan pencemaran polusi debu batubara akan terus diperjuangkan demi mendapatkan hak hak dasar sebagai warga negara, yakni hak hidup sehat dan memiliki lingkungan hidup yang sehat.
Hak dasar hidup inilah yang selama ini terenggut diri warga Rusunawa Marunda akibat buruknya pengawasan dan penindakan negara akan setiap kesalahan yang dilakukan operator pelabuhan bongkar muat barang curah di Pelabuhan Marunda, dan tergolong dibiarkan merusak kenyamanan dan kesehatan masyarakat Marunda dan sudah berlangsung lama.
Dijelaskan, sejak 2009 serangkaian laporan dan aduan kepada instansi terkait soal polusi debu batubara KCN Marunda sudah dilakukan, dan serangkaian dialog mencari solusi juga sudah dijalankan. Kemudian aksi massa yang melibatkan ibu ibu sambil menggendong anaknya sudah dilakukan. Adapun sanksi administratip paksaan dari pemerintah kepada perusahaan KCN yang merupakan badan usaha milik negara itu seperti tidak ada gunanya. Karena sebagian besar sanksi tidak dijalankan oleh KCN sebagai penerima sanksi.
Melalui acara silaturahmi bersama tersebut, para tokoh masyarakat Rusunawa Marunda dan warga akan terus berjuang melawan pencemaran polusi udara batubara KCN Marunda. (M Siddiq)