Jakarta, PUBLIKASI – Rangkaian Kampanye Keselamatan Pelayaran Dalam Rangka Hari Pelaut Sedunia Tahun 2023, dilaksanakan di Bali pada 25-27 Juni 2023.
Dalam kegiatan Seafarer Day 2023 bertema ‘Ocean Worth Protecting’ itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kemenhub mengandeng Women In Maritime Indonesia (WIMA-INA).
Dirjen Perhuhubungan Laut Kemenhub Arif Toha, membuka langsung kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran 2023 tersebut.
“Di kita masih kerap terjadi pencemaran laut tetutama di sekitar pulau Bintan yang berbatasan dengan Singapura. Oleh karena itu jika mendengar dan mengetahui terjadinya pencemaran seperti itu mohon di informasikan ke kami agar bisa kita tanggulangi bersama,” ujar Arif Toha dalam sambutannya.
Dirjen Laut Kemenhub mengatakan, Pelaut merupakan tulang punggung perekonomian negara. “Kami bangga memiliki pelaut-pelaut tangguh termasuk para Pelaut Wanita yang telah mendistribusikan logistik ke berbagai wilayah,” ujarnya.
Sesditjen Hubla Kemenhub, Lolan Panjaitan saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Sesditjen Perhubugan Laut Kemenhub, Lolan Panjaitan mengemukakan kegiatan kampanye keselamatan pelayaran
<span;>merupakan program rutin Ditjen Hubla Kemenhub untuk menjamin keselamtan dan keamanan pelayaran.
“Dan pada tahun ini kami berkolaborasi dengan WIMA INA,” ujar Lolan yang juga merupakan Ketua Pelakasana kegiatan tersebut dalam sambutannya.
Pelaut Wanita
Ketua Umum WIMA INA Chandra Motik, mengatakan Pelaut merupakan manusia tangguh. Dan pada tanggal 25 Juni telah ditetapkan sebagai hari Pelaut Sedunia oleh Organisasi Internasional Maritim (IMO).
Ketua Umum WIMA INA Chandra Motik
“Untuk itu, kami WIMA INA mengucapkan selamat kepada para pelaut Indonesia, teruslah berkarya untuk kemajuan maritim Indonesia,” ucap Chandra.
Dia menjelaskan, sejak didirikannya pada tahun 2015, WIMA INA yang beranggotakan para wanita yang kariernya berkiprah dibidang maritime, baik di sektor Pemerintahan, sektor swasta, BUMN dan lain-lain yang berhubungan dengan kemaritiman, terus aktif berjalan sesuai visi misinya sebagai suatu organisasi yang mendorong bangsa Indonesia untuk maju dalam bidang maritime di dunia. Menjadi organisasi yang sejajar dengan pemangku kepentingan maritime Indonesia serta Bersama-sama menggandeng dan memajukan wanita di sector maritime.
“Tahun ini IMO telah mencanangkan tema “Seafarer 2023-Oceans Worth Protecting” dimana kita semua sebagai insan maritim diharapkan lebih peduli kepada perlindungan lingkungan maritim,” ucap Chandra Motik.
Selain itu IMO juga sudah menetapkan setiap tgl 18 Mei sebagai Hari Perempuan Maritim Sedunia, yang tahun ini sudah menginjak tahun ke 3. Dengan demikian peranan perempuan maritim sudah dianggap banyak memberikan kontribusi di bidang kemajuan industri maritim.
“WIMA INA sangat mendukung peranan perempuan maritim untuk sama-sama mendukung kemajuan maritim Indonesia.. bahkan sampai tingkat internasional,” ujar Chandra Motik.
Dia menambahkan, WIMA INA sebagai mitra dengan Ditjen Perhubungan Laut dalam melaksanakan Hari Pelaut sedunia dan Kampanye Keselamatan Pelayaran mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran Kementerian Perhubungan dan stakeholder terkait maritim yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan dua hari di Bali yang diawali dengan Talk Show “Hari Pelaut Sedunia”, serta dilanjutkan dengan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Padang Bai, dan secara serentak dilaksanakan di seluruh pelabuhan Indonesia. (Andi Roesman Rola)