Jakarta, PUBLIKASI ‐‐Makam Virendy, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tewas saat mengikuti kegiatan pendidikan dasar (diksar) Mapala 09 Unhas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibongkar untuk dilakukan proses autopsi pada Kamis (26/1).
Kanit Tipidum Polres Maros, Ipda Wawan menjelaskan bahwa autopsi tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Virendy Marjefy Wehantouw (19) saat mengikuti diksar Mapala 09 Unhas beberapa waktu lalu.
“Untuk mengetahui sebab matinya korban dan hal-hal lain sebab matinya,” jelasnya.
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang baik itu dari panitia pelaksana, pengurus Mapala 09 Unhas, peserta diksar maupun masyarakat di sekitar lokasi diksar.
“Sudah 18 orang yang kita periksa, termasuk ada warga yang kita mintai keterangan,” ungkapnya.
Penyidik juga mendalami dugaan adanya unsur kelalaian sehingga menyebabkan mahasiswa jurusan teknik arsitektur tersebut meninggal diduga akibat kelelahan. *Arya