Jakarta, PUBLIKASI – Sebagai asuransi umum, sedikitnya ada dua fondasi dasar bagi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) untuk bisa bertahan dari berbagai tantangan dan terus bertumbuh selama 41 tahun usianya. Pertama, konsisten melakukan hal baik atau menerapkan prinsip dan nilai-nilai positif dalam semua aspek. Kedua, memiliki kemampuan beradaptasi (transformasi) terhadap berbagai perubahan.
Dua pondasi dasar itu terbukti efektif menghadapi berbagai tantangan besar yang pernah menghantam Indonesia. Seperti krisis moneter 1998. Krisis ini sempat menjadi masa paling memilukan bagi keadaan politik dan ekonomi Indonesia. Seluruh negeri bergejolak, pertumbuhan ekonomi mencapai kisaran minus 13 persen, dan perekonomian rakyat porak-poranda.
“Krisis moneter 98 sangat merubah kondisi bisnis dan kondisi negara. Tetapi Tugu bisa melewatinya, bahkan bertumbuh,” tutur Presiden Direktur Tugu Insurance Tatang Nurhidayat, dalam “tiTalks: Inovasi Akses Layanan Tugu Insurance pada usia ke-41”, YouTube, diunggah Tugu Insurance yang diakses koranpublikasi.com, pada 25 Desember 2022.
Terbaru dan dampaknya masih berlangsung hingga saat ini adalah Pandemi Covid-19 yang melanda belahan dunia, demikian juga Indonesia. Tak hanya bidang kesehatan, dampak negatifnya menyentuh hampir semua lini. Termasuk menimbulkan pelemahan ekonomi diberbagai sektor dalam jangka waktu yang sangat panjang, dari 2019 hingga sekarang. Dalam kondisi demikian, Tugu Insurance tidak hanya survive. Akan tetapi juga bisa membentuk pondasi baru untuk pertumbuhan selanjutnya.
Di 2020 memasuki tahun kedua pandemi, anak usaha PT Pertamina (persero) ini, kembal berhasil meningkatkan outlook menjadi “stable” serta mempertahankan Peringkat Internasional dari AM Best yang kelima kali secara berturut-turut dengan nilai “Financial Strength Rating A- (Excellent)” dan “Long Term Issuer Credit Rating A- (Excellent) ”.
Selain prestasi dari AM Best, sepanjang tahun hingga di 2022 ini, Tugu Insurance kerap diganjar berbagai penghargaan, baik di bidang keuangan maupun nonkeuangan. Diantaranya, memperoleh Insurance Market Leaders Award 2022 untuk Kategori Perusahaan Asuransi Umum 1 September 2022 untuk yang ke 9 kalinya.
“Untuk bisa survive dan bertumbuh seperti yang dicapai Tugu Insurance saat ini, teori yang dipakai hanya teori umum. Tetapi bagi kebanyakan orang sulit untuk dilakukan. Pertama konsisten melakukan hal yang baik, melakukan hal yang benar. Kedua, kemampuan untuk berubah, beradaptasi terhadap perubahan, bertransformasi terhadap sesuatu hal yang baru,” tutur Tatang.
Dua teori umum itu, lanjutnya, bukan untuk dipilih salah satunya. Berubah terus, tanpa konsisten melakukan hal benar, atau sebaliknya melakukan hal baik tetapi tidak mempunyai kemampuan menyesuaikan dengan perubahan, membuatnya tidak akan berhasil.
“Baik prosesnya, baik people-nya (sumber daya manusia), benar produknya, benar layanannya, dibarengi dengan kemampuan bertransformasi di berbagai bidang. Saya pikir dua teori umum ini menjadi poin penting menjadikan Tugu Insurance bisa dan terus reaching new heights setiap tahun hingga tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.
Transformasi Holistik
Transformasi seluruh identitas korporat diawali dengan memperkenalkan corporate brand name “Tugu Insurance” dan melakukan revitalisasi tata nilai budaya perusahaan 6C yang bernafaskan “Reaching New Heights“.
Di 2021, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-40, Tugu Insurance mencanangkan digital transformation secara holistik yang terus menerus akan dilakukan oleh perusahaan. Meliputi aspek penguatan infrastruktur teknologi informasi (TI), business process yang akan diikuti perubahan mindset dan kultur perusahaan serta sumber daya manusianya (SDM).
Berbagai langkah transformasi, baik aspek SDM (Core value AKHLAK), produk, digitalisasi hingga layanan (t-drive, Emergency Road Assistance atau t-Rek 24 jam, Call TIA), semata dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan agar mendapatkan kemudahan dan kenyamanan.
Sebagai anak usaha PT Pertamina, Tugu Insurance turut menerapkan nilai-nilai utama atau core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif)—sebagai bagian dari transformasi pada aspek SDM dalam melayani negeri.
Masing-masing nilai AKHLAK memiliki penjabaran kode etik dan perilaku yang diterapkan di semua lingkup Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)—BUMN induk, anak perusahaan, dan perusahaan afiliasi terkonsolidasi.
Amanah (clean), memegang teguh kepercayaan yang diberikan; Kompeten (capable), terus belajar dan mengembangkan kapabilitas; Harmonis (committed, collaborative & Clean), saling peduli dan menghadapi perbedaan; Loyal (committed), berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara; Adaptive (Customer Focused), terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan; Kolaboratif (Collaborative), membangun kerjasama yang sinergis.
Keunggulan Kompetitif
Dalam kesempatan “tiTalks: Inovasi Akses Layanan Tugu Insurance pada usia ke-41” tersebut, Presiden Direktur Tugu Insurance juga menjabarkan terkait pencapaian dan keunggulan kompetitif Tugu Insurance, pelaksanaan CSR-SDGS, literasi keuangan hingga resolusi 2023.
Selama 41 berkiprah berkiprah sebagai asuransi umum, Tugu Insurance telah mencapai banyak kemajuan dan prestasi penting di berbagai bidang. Di penghujung 2022 ini, Tugu Insurance kembali berhasil mempertahankan peringkat Internasional “The Financial Strength Rating A- (Excellent)” dan “Long Term Issuer Credit Rating A- (Excellent)” dari AM Best, untuk yang ketujuh kalinya.
Hal ini merupakan cerminan atas posisi keuangan Tugu Insurance yang sangat kuat (stable outlook), dan didukung oleh operasional bisnis yang sehat dan manajemen risiko yang memadai.
Diketahui, setiap tahun A.M. Best memberikan penilaian kepada lebih dari 16.000 perusahaan asuransi di seluruh dunia. Lembaga ini mengukur kesehatan perusahaan asuransi berdasarkan kemampuan dalam membayar klaim, hutang, dan kewajiban keuangan lainnya secara tepat waktu.
Sedangkan di bidang kinerja, Tugu Insurance terus mempertahankan kinerja positif. Hingga triwulan III 2022, Tugu Insurance telah berhasil memperoleh laba tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp262,21 miliar. Jumlah ini naik 15 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp228,79 miliar.
Selain itu, Tugu Insurance memiliki banyak keunggulan kompetitif. Pertama, layanan terbaik untuk pelanggan merupakan komitmen Tugu Insurance melalui berbagai produk asuransi terpercaya dengan berbagai jalur distribusi layanan yang mudah dan cepat.
Kedua, dukungan kuat dari Pertamina sebagai pemegang saham mayoritas. Tugu Insurance berperan sebagai pengelola risiko bagi aset-aset Pertamina dengan memberikan proteksi asuransi sebagai wujud dukungan dalam menjaga ketahanan energi nasional, dan Pertamina memberikan dukungan yang kuat bagi pengembangan bisnis serta usaha Tugu Insurance.
Ketiga, mitra reasuransi berkelas dunia. Guna memberikan rasa aman kepada para pelanggan, Tugu Insurance memastikan aset reasuransinya tetap berkualitas tinggi. Kepastian ini dilakukan melalui pemilihan mitra reasuransi nasional dan internasional bereputasi dan kekuatan finansial baik.
Keempat, reputasi Perseroan yang sangat baik. Tugu Insurance merupakan perusahaan asuransi umum nasional dengan reputasi sangat positif, baik dari sisi kinerja keuangan dan pangsa pasar yang kuat. Hal ini ditandai dengan keberhasilan mempertahankan rating A- (Excellent) dari AM Best, sehingga masih menjadi satu-satunya perusahaan asuransi nasional dengan rating A- (Excellent).
Kelima, peluang ekspansi melalui reasuransi dan bisnis ritel. Mengoptimalkan kapasitas dan kekuatan keuangan yang dimiliki, Tugu Insurance melanjutkan pengembangan usaha korporasi melalui bisnis reasuransi dan ritel. Pengembangan ini ditandai dengan diluncurkannya produk-produk baru yang lebih menjangkau masyarakat luas serta pengembangan jaringan distribusi sebagai upaya memudahkan pelanggan mendapatkan produk dan layanan terbaik dari Tugu Insurance.
Keenam, pelopor transformasi bisnis di era 4.0. Tugu Insurance senantiasa berinovasi melalui pengembangan produk dan jaringan distribusi digital untuk menjawab tantangan era digitalisasi. Berkomitmen memberikan layanan berkualitas dan kemudahan akses daring secara cepat, kapan saja dan di mana saja. Tugu Insurance selalu siap mendampingi pelanggan menjalani tingkatan baru dalam kehidupan secara aman dan nyaman di setiap aktivitas dan bisnis yang dijalaninya.
Jejak Tugu Insurance
Berdiri dengan nama PT Tugu Pratama Indonesia pada 25 November 1981, Perseroan telah mendapatkan izin usaha di bidang asuransi umum dari Departemen Keuangan Republik Indonesia. Izin ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Moneter Dalam Negeri No. Kep-5572/MD/1981, tertanggal 9 Desember 1981.
Seiring waktu berjalan, nama Perseroan berubah menjadi “PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, pada 8 Februari 2018. Perubahan ini disetujui OJK berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-231/NB.11/2018, tertanggal 19 Maret 2018 tentang Pemberlakuan Izin usaha di Bidang Asuransi Umum Sehubungan Perubahan Nama PT Tugu Pratama Indonesia menjadi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.
Di momen yang sama, Tugu Insurance memulai babak baru menjadi perusahaan asuransi umum dengan status Tbk, yaitu Emiten Anak BUMN PT Pertamina (Persero) yang memiliki kode saham “TUGU”. Bersama status baru, Tugu Insurance melaksanakan transformasi di segala lini bisnis dengan mengusung semangat “Reaching New Heights”.
Semangat baru tersebut untuk menginspirasi dan memberdayakan internal dan eksternal Perseroan dalam mencapai tingkatan atau lompatan baru dengan rasa percaya diri menghadapi berbagai tantangan. Sekaligus mengambil peluang, yakni tidak lagi hanya di segmen bisnis korporasi, tapi juga mengembangkan bisnis ritel. Langkah ini sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2018-2022.
Kemudian mengembangkan bisnis ritel dan reasuransi serta membangun infrastruktur inovasi teknologi yang mendukung operasional bisnis Tugu Insurance di era digitalisasi. Hal ini terealisasi dengan diluncurkannya produk ritel berupa produk asuransi kendaraan roda dua bernama t-Ride dan roda empat t-Drive, serta aplikasi cerdas t-drive untuk mengukur keterampilan maupun perilaku berkendara.
Hasilnya, kepercayaan terhadap Tugu Insurance pun terus meningkat, baik dari regulator, mitra usaha, maupun pelanggan. Hal ini menjadi motivasi dan semangat bagi seluruh insan Tugu Insurance untuk terus berkarya dan berinovasi guna mewujudkan “Perusahaan Asuransi Umum Nasional Berskala Internasional”.
Kepastian Klaim
Dalam situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), disebutkan bahwa asuransi adalah perjanjian antara penyedia jasa layanan asuransi (penanggung) dan tertanggung (pemegang polis). Hak dan kewajiban antara kedua pihak pun sudah diatur.
Pemegang polis berhak mendapatkan proteksi atas penggantian kehilangan, kerusakan, hingga kematian dari penyedia jasa layanan asuransi. Namun, hak baru akan diperoleh ketika pemegang polis melakukan kewajiban pembayaran premi kepada pihak perusahaan asuransi.
Sedangkan usaha perasuransian lazimnya dilaksanakan oleh perusahaan asuransi umum (general insurance), perusahaan asuransi jiwa, dan perusahaan reasuransi.
OJK menyebutkan bahwa asuransi umum dan asuransi jiwa adalah dua jenis produk utama dari asuransi. Perbedaan utama antara dua jenis produk ini terletak pada manfaat yang diberikan.
Pada asuransi jiwa, manfaat diberikan berupa santunan ketika tertanggung mengalami cacat total akibat kecelakaan maupun meninggal dunia. Santunan ini nantinya diberikan kepada waris, bukan kepada si tertanggung yang mengalami kerugian.
Sementara pada asuransi umum, manfaat pertanggungan diberikan langsung kepada tertanggung atau disebut juga nasabah asuransi itu sendiri ketika mereka mengalami kerugian, bukan kepada waris.
Berbagai produk asuransi umum sudah menjadi bagian dari kebutuhan manusia, termasuk masyarakat Indonesia. Sebab, asuransi memberikan berbagai macam perlindungan. Mulai dari perlindungan terhadap kerugian materi akibat musibah, kecelakaan, sakit, hingga kejadian yang tidak pasti atau risiko-risiko yang bisa terjadi dalam hidup.
Termasuk penggantian karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti.
OJK mencatat setidaknya ada 76 perusahaan asuransi umum yang terdaftar dan diawasi langsung. Salah satunya PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.
Berdiri dejak 25 November 1981, Tugu Insurance merupakan perusahaan asuransi umum. Anak usaha Pertamina ini menyediakan berbagai jenis asuransi umum dengan kredibilitas yang yang sangat baik. Produknya terdiri dari tiga kelompok besar, yakni Asuransi Korporasi, Asuransi Retail, dan Asuransi Syariah Tugu, dengan berbagai program dan jaminan yang lebih terperinci.
Asuransi Korporasi diantaranya asuransi energi, Asuransi Kebakaran & Properti, Asuransi Kapal, Asuransi Penerbangan & Satelit, Asuransi Konstruksi, Asuransi Kredit & Penjaminan (Asuransi Kredit Pembiayaan dan Asuransi Kredit Perdagangan). Kemudian Aneka Produk Asuransi (Pertanggungan yang belum terjamin dalam produk asuransi lain), Asuransi t-Down Payment, Asuransi Tanggung Gugat (Liability Insurance), dan Asuransi Kesehatan.
Sedangkan untuk menghadapi persaingan pasar ritel, tugu Insurance sudah menawarkan sejumlah produk inovatif kekinian. Produk ini mengadopsi pemanfaatan teknologi digital, seperti t-Drive, t-Ride, dan t-Fracture (asuransi kecelakaan). Produk ini didukung pemasaran secara digital melalui berbagai kerja sama dengan e-commerce, insurtech, serta ekosistem digital lainnya.
Sedangkan Asuransi Syariah Tugu, juga hadir dengan produk perlindungan yang lengkap. Mengedepankan semangat saling berbagi dan melindungi antar sesama dengan praktek dan pengelolaan dana yang profesional sesuai Prinsip-prinsip Syariah yang diawasi oleh Dewan Syariah Nasional-MUI. Asuransi Syariah berupa Asuransi Kecelakaan Diri Umroh, Haji, dan Travel. Asuransi ini memberikan perlindungan atas risiko yang terjadi selama melakukan perjalanan didalam negeri maupun di luar negeri.
“Kita mempunyai berbagai macam produk, manfaat kecil, manfaat besar, baik perorangan maupun korporasi, dan yang paling penting adalah kepastian dan kemampuan layanan klaim,” tegas Tatang dalam “tiTalks yang sama.
Berbagai produk itu mudah di akses lewat digital maupun langsung mendatangi salah satu dari 12 kantor cabang yang ada atau 22 PoSS (Points of Sales & Service). Termasuk kualitas layanan konsumen dengan meluncurkan hotline jam (24/7 Call TIA 1500 458), dan Tugu Real Experience (t-Rex) atau yang biasa dikenal dengan Emergency Road Assistant.
“Kalaupun ada asuransi lain mudah di akses, produknya banyak, tapi kalau tidak bisa membayar klaim, untuk apa? Karena pentingnya asuransi itu adalah pada saat kejadian klaim. Nah kita punya finansial yang solid, aset likuid, solvabilitas tinggi, tidak ada alasan bagi Tugu untuk tidak bisa membayar klaim,” ujarnya.
Pembangunan Berkelanjutan
Tidak hanya berkutat pada lini bisnis, Tugu Insurance juga turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Misalnya terkait Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLK) yang dilakukan OJK pada tahun 2019 lalu. Survei ini menunjukkan indeks literasi keuangan Indonesia baru mencapai 38,03%. Sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 76,19% (Survei 2022: indeks literasi keuangan di 48,68%, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 85,10%).
Berangkat dari survei tersebut Tugu Insurance bersama Dewan Asuransi Indonesia (DAI) mengadakan kegiatan literasi keuangan dan edukasi kepada para mahasiswa di enam perguruan tinggi. Kegiatan dalam bentuk webinar digelar sejak September hingga November 2022 dengan mengusung tema “Yuk, Persiapkan Karir dan Kelola Keuangan Lebih Matang!”.
Kegiatan yang disebut dengan nama Temansuransi bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai dunia perasuransian dalam bentuk sosialisasi dan kerja lapangan bagi mahasiswa Indonesia. Harapannya dapat membangun mahasiswa Indonesia yang sadar asuransi, berakhlak mulia, bijaksana, berkeahlian khusus di bidang asuransi, memiliki disiplin dan berdaya saing tinggi serta ikut dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan wujud dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Tugu Insurance yang dikenal dengan nama Bakti Tugu. Kami berharap Tugu Insurance dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya industri asuransi, di masyarakat Indonesia,” tutur Corporate Secretary Tugu Insurance Rudi Donardi, seperti dikutip dari laman resmi Tugu Insurance.
Implementasi CSR Tugu Insurance dalam bentuk lain sudah dilakukan sejak 2015. Antara lain di Kampung Tugu Cipeureu, Sukabumi, Jawa Barat dibangun infrastruktur fasilitas umum serta pelatihan usaha kepada masyarakat sekitar. Selanjutnya, turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Agenda 2030, melalui “Bersatu Aksi Kepedulian Tugu Insurance” atau Bakti Tugu.
Adapun menyambut 2023, Tugu Insurance telah menetapkan sejumlah resolusi. Salah satu yang utama adalah kesiapan dan optimisme Tugu Insurance menerapkan ketentuan baru yang akan merubah industri asuransi.
Ketentuan ini terkait penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 74 yang merupakan implementasi International Financial Reporting Standard (IFRS) 17. Penerapan PSAK 74 ini akan berlaku di Indonesia pada 1 Januari 2025. Harapannya, PSAK 74 dapat dijalankan Tugu Insurance di 2024, setahun sebelum keharusan di 2025. Sedangkan implementasinya sudah dimulai di tahun ini.
Resolusi berikutnya adalah menjaga aset bisnis. Mulai dari semua sumber ekonomi (uang tunai, tanah, bangunan, peralatan ataupun perlengkapan) hingga sumber daya manusia dan pelanggan.
Abdullah Karim Siregar