Paluta, PUBLIKASI – Pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) PT. Sinar Sawit Subur Lestari Desa Siancimun, Kecamatan alongonan timur kabupaten Padang lawas Utara (Paluta) digeruduk ratusan massa buruh bongkar muat (03/11/2022).
Buruh yang tergabung dari Federasi serikat tranport Indonesia -Konfederasi serikat pekerja seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI) Memblokade gerbang pintu keluar masuk perusahaan.
Dalam aksinya tersebut, buruh bongkar muat yang berjumlah dari lima ratus orang sempat bersitegang dengan pihak pengamanan dan sekurity.
Ditengah orasi aksi unjuk rasa tersebut massa buruh menuntut kepada pihak perusahaan agar pihak perusahaan membatalkan pemutusan hubungan kerja sepihak yang dibuat perusahaan kepada pihak buruh dari pimpinan unit kerja (PUK) FSPTI-KSPSI, PT.SSSL Desa siancimun serta membatalkan perjanjian kerja bersama perusahaan dengan pihak PUK-FSPTSI Desa siancimun sebagai mana diatur dalam undang-undang yang mengatur nya.
Pantauan aktivitas perusahaan lumpuh selama masa aksi buruh melakukan aksi unjuk rasa massa buruh tiba di perusahaan jam 11.00 wib, dan membubarkan diri pada jam 18.00 wib.
Ketua pimpinan unit kerja FSPTI-KSPSI, PT.SSSL Desa siancimun kecamatan halongonan timur kabupaten Padang lawas Utara (Paluta) Fauji Saleh Harahap melantangkan aspirasi tersebut didepan kantor PT.SSSL Desa Siancimun.
“Kami meminta pihak manajement perusahaan PT. Sinar Sawit Subur Lestari agar tidak melakukan pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak PUK-FSPTSI-KSPSI Desa Siancimun,” ucapnya.
:Sebagai mana kita ketahui sejak berdiri nya perusahaan PT. Sinar Sawit Subur Lestari Desa Siancimun bendera F.SPTI lah yang pertama melakukan hubungan kerja dengan pihak perusahaan sampai tahun 2022 bulan Maret yang lalu, namun dibulan ini pihak perusahaan menggantikan hubungan kerjanya dengan pihak F-SPTI,” ujarnya.
“Dan apabila memang pihak manajement perusahaan tidak merelisiakan apa yang menjadi tuntutan kami pada unjuk rasa hari ini (03/11/2022) kami akan melakukan aksi selama tiga hari tiga malam diperusahaan ini dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,: tegasnya.
Usai menggelar orasi perwakilan massa melakukan perundingan dan mediasi dengan pihak pengamanan,yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian.
Hamda Rambe