Jakarta, PUBLIKASI – Polri memastikan penyidikan terhadap kasus penembakan Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tetap berlanjut meski Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Termasuk memeriksa Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Ferdy Sambo akan dilakukan pada Kamis (4/9) di Gedung Bareskrim Polri.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menuturkan pihaknya masih akan terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk digali keterangannya dalam kasus ini.
“Pemeriksaan ataupun penyidikan tidak berhenti sampai di sini, tetap berkembang,” kata Andi dalam konferensi pers, Rabu (3/8).
Sebelumnya, Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan terhadap Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
“Pemeriksaan saksi juga dianggap telah cukup untuk menandakan Bharade E sebagai tersangka,” kata Andi dalam keterangan resmi di Mabes Polri, Rabu (3/8).
Usai ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga akan langsung melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Bharada E. Dalam kasus ini, Bharada E dijerat Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.
Rian mengatakan bahwa aksi Bharada E yang menembak mati Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo bukan untuk bela diri. *Arya