Dugaan Disusupi Provokator, Demo di Makassar Berujung Ricuh

Jakarta, PUBLIKASI – Aksi demo tolak penundaan pelaksanaan pemilu 2024 dan menambah massa jabatan presiden Joko Widodo menjadi tiga periode di Makassar berujung ricuh.

Akibatnya, para mahasiswa yang terprovokasi melakukan pelemparan batu ke arah kantor DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar.

Awalnya demonstrasi berjalan aman dan kondusif. Namun diduga disusupi provokator sehingga terjadi kericuhan, polisi kemudian terpaksa menembakkan gas air mata dengan tujan kericuhan cepat mereda.

Menurut informasi yang diterima petugas berusaha membubarkan aksi unjuk rasa yang diwarnai lemparan batu ke dalam kantor DPRD Sulsel. Kemudian menyisir ke titik lokasi aksi unjuk rasa mahasiswa lainnya.

Terlihat satu orang mahasiswa yang diamankan petugas saat penyisiran. Hingga pukul 17.30 Wita, masih terjadi tembakan gas air mata dan dibalas juga dengan lemparan batu.

Petugas masih berusaha menguasai kondisi saat ini, baik dari arah bawah flyover maupun dari arah atas jembatan fly over Jalan AP Pettaran, Makassar. Petugas kepolisian mengimbau mahasiswa untuk kembali ke rumah masing-masing. *Arya

Leave a Comment!