Jakarta, PUBLIKASI – Anggota polisi menabrak pejalan kaki hingga tewas di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (2/4). Polres Tapanuli memastikan tetap memproses hukum.
Peristiwa tersebut terjadi saat mobil yang dibawa anggota Polres Sibolga, Bripka I melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sibolga-Tarutung, Tapanuli Utara.
“Saat tiba di lokasi kejadian, karena ngantuk akibat kecapekan untuk mengejar waktu, mobil yang dikemudikannya lari jalur,” ujarnya.
Baringbing mengatakan polisi tersebut diduga mengantuk saat mengendarai mobil double cabin tersebut. Menurutnya, Bripka I baru saja pulang tugas dari Medan menuju Sibolga membawa vaksin Covid-19.
“Saat tiba di lokasi kejadian, karena ngantuk akibat kecapekan untuk mengejar waktu, mobil yang dikemudikannya lari jalur,” ujarnya.
Pada waktu yang sama Marisi Hutagalung (60), warga Dusun Parsingkama, Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting berjalan kaki di pinggir jalan.
Mobil tersebut langsung menabrak korban dan menyeretnya hingga 5 meter ke depan. Saat itu korban diketahui sudah meninggal dunia.
Setelah menabrak korban, mobil tersebut pun tetap melaju karena pengemudinya terkejut dan bingung. Lalu mobil menabrak teras depan rumah warga yang tak jauh dari lokasi kejadian.
“Atas peristiwa tersebut, sebagai rasa turut berduka cita, Kapolres dan sejumlah PJU Polres Sibolga sudah mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Dan juga untuk membantu beban keluarga, Polres Sibolga berkenan menanggung biaya yang menimpa korban,” ujarnya. *Arya