Jakarta, PUBLIKASI – Staf Operasi Komando Lintas Laut Militer mengadakan kegiatan pemantapan pengetahuan hukum laut bagi Perwira Kolinlamil di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/3).
Kegiatan yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 31 Desenber 2022 tersebut dilaksanakan secara tatap muka untuk para Perwira Mako Kolinlamil dan unsur KRI yang stand by pangkalan Jakarta, secara video conference bagi Perwira Satlinlamil 2 di Surabaya dan Perwira Satlinlamil 3 di Makassar serta Perwira unsur KRI yang sedang melaksanakan penugasan operasi seperti KRI Teluk Bintuni-520, KRI Banjarmasin-592 dan KRI Teluk Parigi-539.
Asisten Operasi Panglima Kolinlamil Kolonel Laut (P) Nanan Isnandar yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa pemantapan pengetahuan hukum yang diselenggarakan ini pada hakikatnya untuk membekali para Perwira Kolinlamil tentang berbagai pengetahuan sebagai dasar penugasan ketika menjadi penyidik tindak pidana tertentu di laut.
Beberapa materi yang disampaikan selama kurang lebih 4 hari kedepan meliputi rezim hukum laut internasional, tindak pidana narkotika, tindak pidana kepabeanan, penanganan tindak pidana di laut oleh pangkalan, Rules of Engagement (RoE) dan penerapan prosedur penegakan hukum oleh unsur KRI. Instruktur yang dilibatkan selain berasal dari Diskum TNI AL dan Babinkum TNI juga berasal dari instansi Pemerintah lainnya seperti BNN dan Bea Cukai. Kegiatan pemantapan pengetahuan hukum laut bagi Perwira Kolinlamil akan ditutup dengan acara penyumpahan Perwira penyidik TNI AL.
Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Erwin S. Aldedharma mengharapkan melalui kegiatan pemantapan hukum tersebut, para Perwira Kolinlamil yang mengikuti kegiatan mendapatkan penjelasan secara utuh dan komprehensif sehingga tercapai pemahaman serta kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam penegakan hukum di laut. Sehingga dalam pelaksanaan suatu proses penegakan hukum tidak dilakukan dengan melanggar hukum itu sendiri.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono saat Rapat Pimpinan TNI AL tahun 2022 menyampaikan penekanannya, prajurit TNI AL khususnya para Komandan lapangan agar menguasai dan mematuhi hukum nasional dan internasional sehingga tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat sesuai lingkup kewenangannya. (Andi RR)