Jakarta, PUBLIKASI – Amerika Serikat menuduh Rusia mengusir diplomatnya paling senior kedua di kedutaan besar di Moskow saat ketegangan kedua negara terus memanas soal Ukraina.
Menurut Kementerian Luar Negeri, US Deputy Chief of Mission Kedubes di Moskow, Bart Gorman, diusir awal tahun ini. Ia diberikan dua pekan untuk keluar dari Rusia. Gorman sendiri telah meninggalkan Rusia dan kembali ke AS.
Seorang juru bicara Kemlu AS mengonfirmasi Rusia telah mengusir Gorman dan mengatakan tindakan itu “tidak beralasan”.
Pengusiran ini terjadi ketika AS terus khawatir Rusia akan menyerbu Ukraina. Terlepas dari klaim Rusia yang mengaku telah menarik pasukan dan menyatakan enggan perang, Presiden AS Joe Biden mewanti-wanti ancaman invasi Moskow masih sangat nyata.
Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) bahkan mengatakan alih-alih menarik mundur pasukan dari dekat Ukraina, Rusia justru masih dalam keadaan invasi penuh yang siap menyerbu Kiev.
AS pun menantang Rusia meneken deklarasi mundur dan membatalkan segala aksi militer dekat Ukraina.
Sementara itu, Rusia memang terus menekan AS untuk mengurangi diplomatnya di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.
Gorman sendiri telah bertugas di Rusia selama tiga tahun dengan visa yang sah. Ia merupakan kunci kepemimpinan dalam kedutaan AS di Moskow. *Arya