Waskita Beton Bidik Proyek Bangunan di Ibu Kota Baru

Jakarta, PUBLIKASI – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membidik proyek bangunan di sektor pendidikan dan hunian di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

“Saat ini, kami sedang membidik proyek bangunan seperti bangunan di sektor pendidikan dan bangunan hunian baru di IKN Nusantara,” kata Direktur Utama WSBP Poerbayu Ratsunu seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/2).

Berdasarkan keputusan tersebut, Poerbayu mengatakan WSBP juga telah melakukan penandatangan kerja sama strategis research & development prefabricated building hunian rumah & apartemen dengan PT Waskita Karya Realty (WSKR) di Jakarta, Rabu (2/2).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama WSBP Poerbayu dan President Director WSKR Ery Prananto.

Kedua anak usaha PT Waskita Karya Tbk itu sepakat untuk mempersiapkan dan melaksanakan kerja sama kemitraan strategis research & development prefabricated building hunian rumah dan apartemen melalui pemanfaatan produk, sumber daya, pengalaman dan kapasitas sesuai kegiatan usaha masing-masing.

“Nantinya proyek gedung WSKR akan menggunakan produk prefabricated building milik WSBP. Bangunan dengan menggunakan prefabricated building menjadi alternatif hunian di masa depan,” ujarnya.

Bangunan dengan menggunakan prefabricated building sendiri merupakan gedung yang dibangun secara prefabrikasi (off site construction) dan terdiri dari beberapa komponen bangunan atau disebut modul.

Produk prefabricated building tersebut berbahan material beton precast yang kapabel untuk tipe bangunan tinggi.

Adapun keunggulan produk prefabricated building ialah lebih ringan, tidak memerlukan alat berat, material mudah didapat, tahan gempa, dan memiliki harga yang kompetitif di pasar.

Lebih lanjut, Poerbayu menyatakan prospek prefabricated building WSBP sangat menjanjikan karena sistem precast sangat diperlukan dalam upaya percepatan pemenuhan kebutuhan pembangunan rumah dan apartemen.

Hal itu pun dinilai sejalan dengan target 70 persen rumah tangga yang menghuni rumah layak atau sebanyak 11 juta rumah tangga dalam RPJMN 2020-2024.

“Kami ingin mendukung program pemerintah dalam pembangunan perumahan layak huni bagi masyarakat,” tandasnya. *Arya

Leave a Comment!