Anak 9 Tahun di Jaksel Jadi Korban Pencabulan Pamannya

Jakarta, PUBLIKASI – Anak perempuan di Jakarta Selatan berusia 9 tahun menjadi korban pencabulan oleh pamannya sendiri, Edi Warman alias Ayah Ndut.

Kasus tersebut terungkap saat orang tua korban melaporkan peristiwa yang dialami anaknya ke Polsek Metro Setiabudi pada 6 Januari lalu.

“Adapun kejadian yang dilaporkan yakni korban persetubuhan atau pencabulan yg dilakukan oleh pamannya sendiri bernama Edi Warman alias Ayah Ndut,” kata Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi dalam keterangannya, Minggu (9/1).

Berdasarkan keterangan korban, aksi pencabulan itu terjadi pada 3 Januari di rumah pelaku. Dalam aksi bejatnya itu, pelaku memasukkan alat kelaminnya ke kelamin korban.

“Sehingga korban mengalami sakit pada bagian kemaluan,” ucap Beddy.

Usai mendapat laporan, pihaknya langsung mengamankan pelaku pada hari yang sama. Setelahnya, pelaku langsung dilakukan pemeriksaan intensif.

Diungkapkan Beddy, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa pelaku mengiming-imingi sejumlah uang kepada korban.

“Korban dikasih uang Rp25 ribu,” ucap Beddy.

Peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur ini turut menjadi perhatian Ketua DPR Puan Maharani. Puan bahkan mengutus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk mendatangi Polsek Metro Setiabudi guna menanyakan perkembangan kasus tersebut.

Dasco pun mendatangi Polsek Metro Setiabudi pada Minggu (9/1). Di sana, Dasco sempat menelepon Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk membahas soal penanganan kasus tersebut. *Arya

Leave a Comment!