Paris, PUBLIKASI – Seorang mantan polisi Prancis yang jadi tersangka pembunuh berantai ditemukan tewas bunuh diri setelah jejaknya terlacak polisi. Sebelum tewas, dia selalu lolos dari penangkapan polisi selama 35 tahun.
Francois Verove, 59, bunuh diri di rumah sewaannya di selatan Prancis pada 29 September 2021 setelah menerima panggilan untuk diinterogasi. Dia meninggalkan “pernyataan tertulis”.
Ia diduga berada di balik beberapa kasus tertua di Prancis yang belum terpecahkan.
Jaksa setempat mengatakan bukti DNA sudah mengonfirmasi identitasnya.
Pria yang dijuluki “Le Grele (Bopeng)” telah dicari oleh polisi sejak tahun 1980-an karena pembunuhan dan pemerkosaan gadis-gadis muda, tetapi selalu lolos dari penangkapan.
Jaksa Paris, Laure Beccuau, dalam sebuah pernyataan mengatakan daftar kejahatan yang diduga dilakukannya pada 1980-an dan 1990-an termasuk pemerkosaan anak di bawah umur, pembunuhan, percobaan pembunuhan, perampokan bersenjata dan penculikan anak di bawah umur.
“Tes DNA yang segera diperintahkan oleh hakim investigasi menetapkan kecocokan antara profil genetik yang ditemukan di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) dan orang yang meninggal,” ujarnya, seperti dikutip AFP, Sabtu (2/10/2021). *Ristia