Diduga AS Buang Mayat Osama Bin Laden ke Laut

Islamabad, PUBLIKASI – Saksi mata Pakistan mengatakan klaim Amerika Serikat (AS) membuang mayat pendiri dan pemimpin al-Qaeda, Osama Bin Laden , ke laut adalah tindakan bodoh dan konyol.

Seorang jurnalis Pakistan, Suhail Abbasi yang meliput operasi penangkapan dan pembunuhan pada Mei 2011 yang lalu tersebut mengatakan, operasi itu sengaja dipertontonkan AS untuk menyelamatkan wajahnya di depan komunitas global dan rakyatnya sendiri.

Saksi mata lainnya, Raja Harun, heran karena awalnya tak ada yang terbunuh dalam operasi itu.

“Kami semua yakin bin Laden tidak ada di gedung itu. Tapi keluarganya pasti telah tinggal di daerah itu selama beberapa tahun,” kata Harun kepada Sputniknews, yang dilansir Jumat (1/10/2021).

Harun mengamati seluruh operasi yang sedang berlangsung, hingga ketika pemerintah Pakistan mengeluarkan pernyataan yang disebut Komisi Abbottabad. Harun tinggal beberapa meter dari gedung tempat pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden diduga berada.

Katanya, tidak ada laporan tindak lanjut atau bukti lain bahwa seseorang telah tewas dalam serangan AS.

“Sama seperti orang lain di dunia, dikejutkan oleh laporan di media Amerika dan Barat bahwa Osama bin Laden telah terbunuh di kota kami,” katanya.

Sejak akhir 1990-an, Osama bin Laden bersembunyi di Afghanistan dengan dukungan dari Taliban, yang menguasai sebagian negara itu.

Namun setelah serangan teror 11 September 2001 atau 9/11 di World Trade Center (WTC) di New York dan gedung Pentagon di Washington, yang merenggut nyawa hampir 3.000 orang Amerika, Amerika Serikat menuntut ekstradisi Osama bin Laden dari Afghanistan. *Ristia

Leave a Comment!