Papua, PUBLIKASI – Proses evakuasi tenaga kesehatan (Nakes) jenazah, Gabriela Meilani, dari Pos Ramil Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menuju Jayapura belum bisa dilaksanakan hingga Sabtu (18/9) karena helikopter yang akan digunakan mengalami kerusakan.
Helikopter milik TNI AU tersebut, diketahui mengalami gangguan mesin setelah ditembak oleh kelompok teroris di Distrik Kiwirok pada Jumat Jumat 17 September 2021.
Saat ini Kodam Cenderawasih masih berupaya mendapatkan helikopter untuk segera mengevakuasi korban Gabriela. Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri telah berhasil mengangkat jenazah Gabriela Meilani yang sudah empat hari terperosok di jurang dengan kedalaman mencapai 300 meter pada Jumat (17/9) pukul 16.30 WIT.
Jenazah Gabriela saat ini disemayamkan di Pos Ramil Kiwirok dan berikutnya proses evakuasi menuju Jayapura.
Diketahui, Gabriela Melani gugur dalam penyerangan yang dilakukan oleh kelompok separatis teroris (KST) di Distrik Kiwirok pada Senin (13/9) lalu. AKS*